fakta62news.com, | Gema takbir yang syahdu memecah kesunyian fajar di lapangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebing Tinggi, Sabtu pagi (21/03/2026). Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menyambut fajar dengan antusiasme tinggi, menciptakan atmosfer religius yang kental di balik jeruji besi. Bersama jajaran petugas, mereka menunaikan ibadah Salat Idul Fitri 1447 H dalam balutan kekhusyukan yang mendalam.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Tebing Tinggi, Dede Mulyadi, hadir langsung sebagai figur pemimpin yang mengayomi. Mengenakan busana muslim yang rapi, beliau berdiri tegak di barisan saf yang sama dengan para warga binaan. Kehadiran pimpinan beserta staf ini menghapus sekat formalitas, menegaskan bahwa pembinaan di Lapas ini menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan semangat kebersamaan.

Ustad Rudy Syahputra Damanik memandu jalannya ibadah sebagai Imam sekaligus Khatib. Suasana seketika berubah menjadi hening dan penuh haru saat beliau menyampaikan pesan-pesan Tuhan. Lewat khotbahnya yang menyentuh nurani, beliau mengajak seluruh jamaah merenungi makna kebebasan sejati, yakni kemerdekaan hati dari belenggu kesalahan masa lalu.

Kalapas Dede Mulyadi memberikan apresiasi tinggi atas sikap tertib dan disiplin yang para warga binaan tunjukkan sepanjang ibadah. Beliau menekankan bahwa momen spiritual ini merupakan pilar penting dalam pembinaan kepribadian. Melalui kegiatan ini, Lapas berupaya memulihkan mentalitas para penghuni agar siap kembali ke masyarakat.

”Kami memastikan setiap warga binaan tetap merasakan hangatnya kekhidmatan hari raya meski terpisah dari keluarga tercinta. Kehadiran Ustad Rudy Syahputra Damanik memberikan siraman rohani yang sangat berarti bagi penguatan mental mereka,” pungkas Dede dengan optimisme.
(FKT62NEWS/SONSAN DAMANIK)


















